Total Tayangan Halaman

Minggu, 21 November 2010

It's DAKKEN Time!! jl.LLRE Martadinata #67 Bandung

He's My Lovely Levi - Makan di DAKKEN, itu berarti kita bukan hanya membeli sepiring makanan saja, tapi juga suasana seperti bertamu di Istana negara (hihihi...mungkin yah, karena suasana di rumah saya tidak seperti itu). Setiap pengunjung bebas milih mau duduk di ruangan mana, di sofa atau di kursi biasa. Langit - langit yang tinggi, seperti suasana rumah kuno di jaman Belanda membuat Dakken terasa berbeda, sejuk dan nyaman. Alunan lagu lagu top hits dari bermacam macam tahun, membuat saya menerawang dan kadang bernyanyi sendiri. Apalagi banyak lagu U2 yang diputar, "serasa Dakken mau ngeledek kita yah?, mentang mentang Visa kita ditolak?" hihihi....ledek suamiku (karna kami mau nonton konser U2 di Ausie, tapi apa daya, Visa di Reject, sial)
Sepiring buntut goreng, ga terlalu special... rasanya juga "common" lah.. tapi bisa dibilang enak, hanya saja buat lidah saya kurang asin sedikit. Kuah buntutnya juga hambar dan terlalu berminyak, kaldu sapi nya kurang berasa, disarankan pilih makanan lainnya.. Harga nya ga mahal, dipatok sekitar Rp.35.000
"Sirloin steak" sekitar Rp.65.000 (Import). Anggaplah kita juga beli suasana Dakken...hmm lumayan.. Hanya saja daging nya seperti sudah lama disimpan di freezer, jadi untuk kelas daging import, bisa dibilang agak keras, dan kurang fresh and "juicy". Untuk proses memasaknya juga agak kurang.Untuk "Medium Well" dagingnya masih ada yang agak mentah di dalamnya, dan matang nya gak merata. Saya prefer untuk makan steak di SUISS Butcher Plasa Dago.
DAKKEN Speciality Appetizer "Tahu Goreng Keju"... Naaah, ini menu pembuka yang nikmaat. Tahu digoreng, dibalut dengan keju, dan ada sedikit Mozzarella di dalamnya...hmm.Yummy...
Shake ini spesial menurut saya. Jarang sekali ada resto menjual ''Banana honey shake" se enak ini. Pisangnya manis, ditambah dengan madu yang dicampur susu dan es krim. Wooow... bikin mata merem melek deh..

Kesimpulan:
- Dakken menjual suasana yang nyaman dan sejuk di dalam rumah
- Makanan di Dakken harganya standard ga mahal, untuk suasana yang mewah seperti itu, kalau di Jakarta pasti harganya jadi lebih mahal...
- Rasa makanannya cukup enak. Disarankan kalau ke Dakken, pesennya jangan Common food, tapi home speciality aja, lebih berkesan
- Makan berdua, udah kenyang bangeeet, mesennya berlebih, bayar Rp.162,885 hmmm.... puas..

Ancer-ancer lokasi:
-terusan jalan Riau, ga terlalu jauh dari jejeran Factory Outlet (the Secret, The Summit, Heritage, Stamp,.... Dakken)

2 komentar:

  1. utk yg sop buntut,ngebingungin ahh,blgnya bs diblg enak,tp kuahnya kurang asin,rasa kaldunya kurang,kuah buntut hambar,terlalu berminyak...hadeuhhhh..mendingan blg aja gk enak gtuuuu..ehehhehe...*untung gw gk suka buntut*

    BalasHapus
  2. @marimas: maksudnya... kalo di liat suasana Dakken yang Cozy, dan harga buntut goreng yang segitu, yaaaah so so laaah, rasanya enak cuma ga enaaaak bangeeet... kadang kan makin mahal harga kita makin kritis mengenai rasa heheheeh.... ohya tempatnya sangat nyaman untuk bawa baby loooh :)

    BalasHapus